Tips Bisnis Co-working Space Melahirkan Peluang Usaha Baru

Dengan besarnya permintaan masyarakat yang membutuhkan ruang bekerja yang nyaman dan juga kesempatan untuk dapat mengembangkan jejaring jaringan. Seperti para pekerja lepas atau sering kita sebut freelancer dan para pebisnis rintisan atau start-up yang mana mereka membutuhkan suasana kerja yang nyaman agar mampu mendukung aktivitas mereka, apalagi harus menyewa satu buah gedung untuk dijadikan kantor tentu hal ini sangat menguras biaya, yang mana mereka ini hanya memiliki budget terbatas. Dikarenakan kota-kota besar di Indonesia kini kesediaan lahan yang semakin terbatas dengan pesatnya pertumbuhan pembangunan,

Salah satu upaya untuk menjawab tantangan dan permasalahan tersebut adalah membentuk ruang-ruang yang dapat menjadi pusat aktivitas dan interaksi bagi lintas pelaku ekonomi kreatif, baik pemerintah, pelaku usaha/industri, akademisi, serta komunitas/forum kreatif. Di sisi hulu, ruang kreatif harus mampu mengakomodasi dan menginspirasi bagi munculnya sense of creativity. Di sisi hilir, ruang tersebut harus dapat mengintegrasikan proses kreasi-produksi distribusi dan pemasaran potensi ekonomi kreatif yang ada. Dengan demikian, ruang kreatif harus dirancang untuk membentuk iklim dan ekosistem ekonomi kreatif yang komprehensif, kondusif, partisipatif dan inklusif

maka dari itu permasalahan serta kebutuhan ini dijadikan peluang bagi pemilik bisnis yang membuka kantor kerja bersama yang sering kita kenal dengan sebutan co-working space. Ekosistem co-working space kini sedang marak dan tumbuh dikalangan para pekerja di Indonesia, tapi Tantangan utama dalam membangun coworking space adalah menciptakan kebutuhan akan coworking space ini, dimana coworking space merupakan model bisnis yang baru dikenal di Indonesia dan masih belum banyak dipahami masyarakat, sehingga perlu cara untuk memperkenalkan coworking space kepada masyarakat. Meskipun di luar Indonesia sudah banyak sekali coworking space yang dapat dijadikan contoh, namun perlu penyesuaian untuk dijalankan di Indonesia.

Bagaimana dengan kalian yg memiliki rencana untuk mengembangkan bisnis co-working space?

Ada beberapa tips membantu untuk mengembangkan bisnis co-working space berikut ini

Sebelum itu ada yang perlu diketahui dan pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud co-working space. Simple nya co-working space adalah suatu tempat kerja yang bukan hanya diperuntukkan untuk satu buah perusahaan saja. Yang mana didalamnya ada banyak pihak yang bisa menggunakan ruang kerja secara bersama-sama. Biasanya lebih banyak digunakan oleh para freelancer yang dapat bekerja secara remote dan juga para startup yang belum memiliki dana yang cukup untuk membangun ruangan kerja.

Fasilitas co-working space bukan hanya menyediakan space kerja seperti meja, kursi, ruangan dan internet cepat untuk mendukung aktivitas kerja, adapun menyediakan fasilitas layaknya kantor-kantor lainnya seperti telepon, scanner, fotokopi , print serta loker. Diluar itu semua ada impact yang sangat besar bagi penggunanya untuk dimanfaatkan. Dimana kegunaannya co-working space sebagai tempat seminar, workshop, meeting, pelatihan, bertemu klien dan juga ada digunakan program untuk pendampingan bagi startup. Poin pentingnya, dapat berkolaborasi berjejaring untuk lebih cepat berkembang dari segi bisnis serta sumber daya.

Perencanaan yang tepat untuk menentukan lokasi strategis

Sumber burhandotjayadattry.files.wordpress.com

Tips pertama pastinya merencanakan lokasi yang strategis untuk membuka bisnis co-working space, penentuan lokasi yang tepat tentunya mendukung aktivitas bisnis di masa depan. Pemilihan lokasi di dekat pusat lokasi bisnis lain merupakan langkah tepat, bila di penentuan lokasi co-working space di rumah dekat dengan pemukiman perlu di pertimbangkan dari sisi perijinan dengan lingkungan setempat agar menghindari permasalahan di kemudian hari, karena co-working space ini pasti akan banyak terjadi pertemuan dari beberapa orang dan kegiatan yang bisa menimbulkan suara sedikit gaduh ini memungkinkan mengganggu warga sekitar.

 

Pastikan target customer yang akan dituju

sumber : www.linkedin.com/pulse/millennials-community-jocelyne-daw

Tips kedua setelah menentukan lokasi yang tepat, maka harus mengetahui target customer yang akan dituju. Fase dimana mengakuisisi dan aktivasi pasar ini sangatlah penting, seperti para freelancer, startup, pebisnis, dan mahasiswa ini menjadi pilihan tepat untuk menjadi sasaran market co-working space. Dengan mengetahui target customer ini, kalian dapat melakukan market & customer validation untuk memahami permasalahan serta kebutuhan dengan adanya co-working space, maka skema promosi yang baik sesuai target customer yang telah dituju ini akan berjalan lancar.

 

Customer Engagement

Setelah melewati fase akuisisi dan aktivasi pasar ini perlunya tips ketiga, yaitu hubungan komunikasi dengan pengguna co-working space, dimana kalian dapat mengetahui sisi secara customer experience mau dari segi reaksi, interaksi, dampak  atau keseluruhan pengalaman pengguna selama menggunakan co-working space, yang mana dapat dilakukan secara online maupun offline.

Tempat : Co-Working Space Ruang Reka

Hubungan komunikasi yang baik akan memberikan improvement bagi bisnis kalian mau dari segi pelayanan maupun fasilitas yang dirasakan pengguna co-working space. Mengetahui kebutuhan yang loyal sebagai pengguna co-working space (member) akan di dapat. Dengan itu pengguna co-working space pun akan kembali lagi dan kembali lagi untuk menggunakan co-working space nya secara terus-menerus (repeatation). Retensi inilah penting dengan adanya customer engangement, semakin tinggi retensi nya akan viral dengan sendirinya ke target costumer yang dituju (referral) yang mana akan menjadi promosi secara otomatis. Tapi harus diperhatikan dan dipahami strategi customer engagement dengan penanggulangan dengan baik, karena bila tidak di rencakan strategi yang tepat akan menjadi boomerang bagi kelanjutan bisnis kalian, yang memungkinkan viral citra buruk bagi co-working space tersebut.

 

Penataan dan fasilitas co-working space

Penataan co-working space menjadi kenyamanan bagi member, dapat memunculkan mood booster sendiri untuk bekerja, bukan hanya internet yang kencang tapi perlu menyediakan interior pendukung kenyamanan dalam aktivitas kerja agar lebih produktif seperti kursi dan meja yang nyaman diiringi alunan musik yang tepat untuk menambah mood akitifitas kerja dengan penempatan sumber suara yang tepat agar dapat bekerja dengan waktu yang lama. Diperlukannya loker untuk melengkapi fasilitas co-working space serta desain interior yang memanjakan mata akan lebih menambah nilai plus bagi kenyamanan member. Selain menyediakan ruangan meeting, workshop, seminar aula dan teater, bila mempunyai budget lebih alangkah baiknya memiliki playing room dan lazy room untuk mengurangi rasa suntuk dan bosan dalam bekerja.

Tempat : Eduplex

Pelayanan secara ramah dan baik ini pun menjadi poin penting co-working space, apalagi memiliki jejaring dengan para pakar praktisi yang kompeten dan expert di bidangnya dengan mengundang memberikan sesi gathering bersama member dengan memberikan sharing dan edukasi bagi member pengguna co-working space. Selain itu pun, kalian dapat bekerja sama dengan konsultan keuangan serta notaris, dengan bisa menyediakan layanan penunjang bisnis seperti legalitas dan keuangan akan membantu disaat para anggota member sebagai pebisnis pemula dan startup yang membutuhkan jasa ini dapat meminta bantuan kepada kalian yang memiliki jaringan dengan berbagai pihak, apalagi bila co-working space kalian telah bisa menjadi virtual office, yang mana virtual office ini dapat menjadi domisili perusahaan tersebut, karena di kota Jakarta telah dimudahkan terkait perizinan virtual office ini, tapi masih jadi pro dan kontra terkait virtual office ini selain di Jakarta.

 

Kompetitif dan menguntungkan dari segi harga

Bentuk bisnis model co-working space sudah pasti memberikan jasa dan pelayanan yang optimal kepada pengguna ruangan. Layanan tersebut menawarkan harga sewa co-working space yang kompetitif dan menguntungkan bagi pengguna co-working space. Kompetitif disini dimaksudkan dari harga sewa yang ditawarkan secara personal atau pun paket ruangan yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan pemilik co-working space lainnya, bisa lebih murah atau lebih mahal karena menawarkan fasilitas yang lebih menguntungkan bagi pengguna. Karena menguntungkan disini maksudnya lebih ke sisi pengguna co-working space yang masih merasa diuntungkan dengan harga yang di tawarkan co-working space.

Rata-rata harga sewa co-working space yang ditetapkan banyak pelaku usaha yang lain biasanya sewa untuk harian mencapai Rp 50.000 per jamnya sampai Rp 200.000 per harinya. Sedangkan untuk tarif bulanan mencapai rata-rata Rp 1 juta per bulannya bahkan bisa lebih dari itu untuk layanan yang lebih banyak. Dengan patokan harga tersebut kalian harus mampu masuk ke pasar persaingan dengan menawarkan harga yang kompetitif dan menguntungkan tadi. Ingatlah para pelaku startup dan freelancer masih berada pada tahap rintisan dan belum menghasilkan banyak pendapatan. Harga yang lebih murah biasanya menjadi pilihan mereka, jadi bijaklah dalam menentukan harga sewa kepada para pelanggan kalian.

Kata kunci agar mendapatkan kelebihan dari ekosistem bisnis co-working space ini yaitu jejaring (networking), berkolaborasi, potensi sumber daya (resources) dan aset property. Yang mana dari itu semua kalian yang menjalankan bisnis co-working space ini terbuka lebar untuk peluang bisnis dikemudian hari bila tidak mencapai ekspektasi target bisnis awalnya. Karena dengan adanya permasalahan di lini ini akan banyak permintaan, yang mana memunculkan peluang bisnis baru yang berbeda dari yang sudah ada.

Ekosistem co-working space yang mulai marak ini menjadi peluang bagi freelancer, pebisnis pemula dan startup untuk memulai kerjaan dan membangun perusahaan dengan budget murah dan mudah, salah satunya ada Digital Innovation Lounge (DILo) yang telah tersebar di 15 kota di indonesia ini yang merupakan creative camp dan co-working space. Bagi pemilik co-working space dengan tips diatas ini semoga bermanfaat untuk improvement di lini bisnis. Tunggu apa lagi kalian, segara action bagi pengguna co-working space dan pemilik co-working space. (h)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *